MCCC DIY beri pembekalan Driver AmbulanMu DIY

Yogyakarta (17-18/04/2020) Majelis Pelayanan Sosial dan Majelis Pembina Kesehatan Umum yang tergabung dalam Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan acara sosialisasi kepada driver Ambulan Muhamamdiyah se DIY dan MCCC masing-masing titik Layanan AmbulanMu. Peserta sosialisasi diikuti 40 driver Ambulan Muhammadiyah yang berasal dari seluruh kabupaten kota se DIY. Acara diselenggarakan dalam tiga gelombang untuk menghindari kerumunan berlebih serta menjalankan physical distancing.

           Gambar 1: Penjelasan dekontaminasi armada AmbulanMu

Acara berlangsung di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY dengan mekanisme penyelenggaraan kegiatan sesuai dengan standar ketentuan dalam masa wabah covid-19. Sebelum dimulainya kegiatan sosialisasi, terdapat arahan dari penyelenggara kepada peserta seperti cuci tangan, pembatasan interaksi peserta, penggunaan masker serta penyediaan hand sanitizer.

Sosialisasi diisi oleh tim kesehatan PKU Muhammadiyah Bantul. Hal ini dilakukan sebagai upaya edukasi terhadap para driver Ambulan Muhammadiyah DIY dalam melakukan pelayanan sosial ditengah situasi wabah pandemi covid-19. Adapun sosialisasi yang diberikan meliputi standar keamanan diri pada driver dan sterilisasi armada AmbulanMu (dekontaminasi) yang diberikan dengan praktek langsung.  Pasca pelatihan, masing-masing titik AmbulanMu DIY  mendapatkan paket APD berupa masker, hand sanitizer, goggle, dan sarung tangan latek dengan harapan dapat membantu driver dalam melakukan upaya keselamatan diri ketika melakukan pelayanan.

Ridwan Furqoni, M.P.I selaku ketua Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah D.I. Yogyakarta menyampaikan kegiatan yang berlangsung selama 2 hari dengan 3 gelombang terhitung sejak 17-18 April 2020 sebagai langkah dari majelis yang diberi tanggung jawab untuk mengelola dakwah layanan sosial “ MPS PWM DIY berupaya meningkatkan kualitas layanan sosial melalui mobil ambulan, hal ini bersama dengan pembekalan kepada driver ambulan Muhammadiyah untuk pelayanan masyarakat di tengah suasana Covid-19. Pelayanan antar jemput pasien masih berjalan dengan beberapa penyesuaian serta protokol pelaksanaan layanan dalam masa wabah covid-19”, pungkasnya.

           Gambar 2: Penjelasan pemakaian APD standar penanganan pasien covid-19

Di lain sisi Zainal Arifin selaku ketua divisi pelayanan AmbulanMu MPS PWM DIY menyampaikan dalam pembukaan gelombang II, “Saat ini Ambulan Muhammadiyah belum melayani pasien yang mengarah pada covid-19. Sesuai dengan arahan dari BNPB DIY dimana pasien yang mengarah pada gejala covid-19 untuk penangannya akan dilakukan oleh pihak yang berwajib, dalam hal ini Rumah Sakit rujukan covid-19 dan BNPB DIY. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat AmbulanMu diminta melakukan respon pasien Covid-19, pemahaman minimal terkait keamanan driver dan keamanan layanan sudah didapatkan”, tuturnya.

-SE

Comments

comments