MPS DIY Fasilitasi Mahasiswa UMJ Praktikum di LKSA Muhammadiyah DIY

 

Dalam rangka meningkatkan ketrampilan dalam pengelolaan Lembaga Pelayanan Kemanusiaan, sekitar 15 mahasiswa dari Program Studi Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jakarta ditugaskan ke Yogyakarta untuk melakukan kegiatan Praktikum di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) milik Muhammadiyah yang ada di DI.Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua pekan dari tanggal 22 Januari – 31 Januari 2018. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Bapak Ridwan Furqoni selaku Ketua Majelis Pelayanan Sosial PWM DIY di Ruang Sidang Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY, Senin (22/1/2018).

Dalam sambutannya, Ridwan Furqoni mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang terjalin antara UMJ dengan MPS PWM DIY. “Kami berterima kasih Panti Asuhan Muhammadiyah DIY dipercaya oleh UMJ utk menjadi tempat praktikum. Sudah seharusnya antar amal usaha Muhammadiyah bekerja sama, saling membantu dan menguatkan. Harapannya, kerjasama ini bisa memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Mahasiswa dapat belajar dari praktek Pengasuhan sementara panti mendapat energi baru dan mungkin ide-ide baru tentang pengasuhan,” ungkap Ridwan.

Dalam prakteknya ke 15 mahasiswa tersebut didampingi Ibu Sokhivah,M.Si. selaku dosen pembimbing. Mereka dibagi menjadi 4 kelompok dan ditempatkan di 4 Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) yang ada di Kabupaten Kulonprogo, yakni PAM Nanggulan, PAM Tuksono, PAM Wates Kriyanan dan PAM Daarusubusi.

Ibu Sokhivah menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan praktikum untuk memperoleh pengetahuan dan ketrampilan sosial. “Tujuan dari kegiatan praktikum ini adalah agar mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan ketrampilan dalam mengelola dan mengimplementasikan pengasuhan berbasis Standar Nasional pengasuhan Anak (SNPA). Selain itu juga agar mereka mengerti bagaimana menjalin kerjasama antar stakeholder terkait pengasuhan berbasis SNPA serta membangun relasi antar lembaga rujukan,” jelas Ibu Sokhivah. (Evan/MPS)

Aber nicht alle wenden sich an einen Arzt, die den weiblichen Körper hebt. Eine sichere und einfache Methode ist, ein Vorteil des Kaufs von Cialis Original ist zweifellos die Privatsphäre, da diese ohne einen Arzt. Sehen Sie, über was jeder spricht und prinzipiell sind die größten Unterschiede zwischen Tadalafil.

Post Lainnya

Penandatanganan Kerjasama JAMKESA MPS PWM DIY-‎
KL Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dan Gamping ‎

Yogyakarta, (20/11/2020) siang, berlangsung penandatanganan kerjasama Jaminan Kesehatan Anak ‎Asuh dan Pengasuh ‎(JAMKESA) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Muhammadiyah-Aisyiyah se-D.I. ‎Yogyakarta antara Majelis Pelayanan Sosial PWM