Muhammadiyah Covid-19 Command Center Daerah Istimewa Yogyakarta

Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) merupakan unit khusus Muhammadiyah yang bergerak dari pusat hingga hampir seluruh daerah di Indonesia secara masif dan tersistem dalam menghadapi wabah coronavirus disease -19. MCCC terbentuk dari Majelis dan Lembaga di lingkungan struktural Muhammadiyah. Sampai saat ini, MCCC telah terbentuk di 23 provinsi di Indonesia dari Aceh hingga Papua Barat.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammadiyah Covid-19 Command Center diketuai oleh Purwadi, Ph.D dimana beliau merupakan ketua Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC DIY). Majelis Pelayanan Sosial PWM DIY  merupakan unsur pembantu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah D.I. Yogyakarta yang bergerak di bidang pelayanan sosial turut serta tergabung dalam MCCC DIY bersama Majelis dan lembaga lain. 

 

MCCC, Kontribusi Muhammadiyah Melawan Covid-19

Pandemi Covid-19 telah mengancam seluruh negara di dunia. Jumlah penyebaran virus yang sangat cepat menuntut semua pihak berupaya untuk mencegah agar tidak semakin banyak orang yang tertular. Tidak hanya pemerintah, kelompok-kelompok masyarakat juga penting untuk terlibat dalam membantu pencegahan penyebaran virus. Ketika wabah ini mulai merambah ke Indonesia, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar Indonesia telah siap ikut serta membantu pemerintah pusat untuk menghadapi wabah ini.

Pada tanggal 5 Maret 2020 lalu, Muhammadiyah membentuk tim khusus sebagai pusat koordinasi untuk melakukan program-program pencegahan dan penyembuhan dari virus corona 2019 ini. Nama tim ini ialah Muhammadiyah Covid-19 Command Center atau disingkat MCCC.

Pembentukan tim ini merupakan sebuah tindak lanjut dari penugasan kepada Majelis Pembina Kesehatan  Umum (MPKU) dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) untuk melakukan koordinasi. Tim ini kemudian berisi perwakilan dari ‘Aisyiyah, LAZISMU, Majelis Pendidikan Tinggi dan Penelitian Pengembangan (DIKTILITBANG), Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (DIKDASMEN), Majelis Tabligh, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA), Hizbul Wathan (HW), Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TPSM), dan Pemuda Muhammadiyah.

Secara garis besar tugas dari Tim MCCC ini ialah pencegahan yaitu berupa edukasi dan kesehatan masyarakat, mitigasi, pengobatan, dan terakhir psikososial. Terkait dengan edukasi, MCCC berupaya untuk memasifkan informasi-informasi terkait Covid-19 ini ke seluruh lapisan masyarakat. Edukasi ini dilakukan baik secara langsung kepada masyarakat maupun secara online di platform digital.

Terkait edukasi secara langsung pada masyarakat, MCCC mengupayakan informasi tersebar informasi soal Covid-19 ini hingga ke ranting-ranting Muhammadiyah di pelosok daerah. Salah satunya dengan cara berkoordinasi dengan masjid-masjid di daerah untuk menyampaikan informasi terkait wabah ini. Terutama anjuran untuk menghindari kerumunan dan harus banyak berada di rumah, Termasuk dalam hal ini meniadakan sementara ibadah-ibadah yang biasanya dilakukan berkerumun atau berjama’ah seperti ibadah shalat wajib berjama’ah dan shalat Jum’at.

MCCC juga telah memasifkan edukasi melalui platform digital dengan telah menyiapkan materi-materi yang berisi informasi semua terkait Covid-19 dari pencegahan sampai penanganannya, yang bisa diakses melalui situs covid19.muhammadiyah.id. Materi-materi tersebut bisa disebarkan melalui berbagai jenis media sosial oleh semua organisasi otonom (ortom) Muhammadiyah.

Terkait dengan mitigasi dan pengobatan MCCC memiliki tugas salah satunya untuk mendukung operasional rumah sakit Muhammadiyah yang telah disiapkan untuk menangani pasien Covid-19. Total rumah sakit itu saat ini ada 20 unit rumah sakit Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia. Penyediaan rumah sakit ini dilakukan dalam hal untuk membantu pemerintah dalam melayani dan merawat pasien dengan gejala-gejala Covid-19.

Sedangkan terkait dalam hal psikososial, MCCC membuat sebuah Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang memiliki tugas dalam memberikan layanan konseling untuk masyarakat.  Layanan ini bisa diakses dengan aplikasi WhatsApp. Layanan ini menyediakan 60 psikolog dari berbagai universitas, lembaga, dan individu yang ditugaskan untuk siap dalam melayani masyarakat.

 

Di kopi dari:

www.suaramuhammadiyah.id/2020/04/05/mccc-kontribusi-muhammadiyah-melawan-covid-19/

 

Comments

comments