IMG_20201225_085641

Sosialisasi dan Edukasi Prokes Covid-19 LKSA Muhammadiyah- Aisyiyah se DIY

MPSPWMDIY, (25/12/2020) Forum Pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se D.I. ‎Yogyakarta menyelenggarakan pertemuan kembali secara tatap muka setelah kurang lebih sembilan ‎bulan tidak ada pertemuan luring berlokasi di R.M Sego Welut Godean. Kegiatan ini diikuti oleh 19 ‎perwakilan Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se- D.I. Yogyakarta sedangkan 3 diantaranya ‎berhalangan hadir serta mengikuti kegiatan melalui streaming youtube yang telah dipersiapkan oleh ‎panitia. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19.‎

Dalam pertemuan forpama kali ini, selain untuk menjalin silaturahmi pengurus Panti Asuhan, juga ‎terdapat kegiatan sosialisasi protokol kesehatan dari Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) ‎Pimpinan Wilayah Muhammadiyah D.I. Yogyakarta. Materi diskusi disampaikan oleh dr. Wahyuni Hafidz ‎selaku direktur PKU RS PKU Muhammadiyah Nanggulan. ‎

Juremi, S.Pd. selaku wakil ketua Forum Pengelola Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah se-D.I. ‎Yogyakarta menyampaikan dalam sambutannya “Melalui Sosialisasi dan Edukasi Covid 19 ini, kita dapat ‎merefleksikan Muhammadiyah memiliki kontribusi besar kepada Indonesia, Muhammadiyah juga kuat ‎sampai berusia 108 Tahun. Banyak pilar yang bisa disinergikan untuk memperkuat Muhammadiyah. ‎Contohnya kita di panti asuhan, bisa berkontribusi pada masyarakat luas, kita pelihara dan tingkatkan ‎semangat forum ini yang merupakan sarana untuk bisa menguatkan kesatuan dan persatuan kita’’, ‎pungkas beliau.‎

Juremi, S.Pd. menyampaikan sambutan mewakili FORPAMA

Di sisi lain, Ridwan Furqoni, M.P.I menyampaikan, acara ini sebagai kegiatan untuk merefresh ulang ‎pemahaman dan kewaspadaan terhadap covid-19 yang telah beberapa bulan terjadi. “Selama ‎pandemi acara berhenti dan pada kesempatan ini kita dipertemukan kembali, semoga sehat dan ‎barokah. Pandemi yang sudah 9 Bulan ini, kita tidak tahu kapan berakhirnya. Diawal pandemi kita ‎sudah menyampaikan berbagai hal tentang protokol kesehatan. Karena sudah terlalu lama pandemi, ‎acara ini salahsatunya bertujuan untuk penyegaran, mengingatkan covid-19 ini ada dan berbahaya, ‎sehingga kita kembali mengingat akan itu’’, tuturnya.‎

Selain refresh terkait dengan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan covid-19, dalam acara tersebut ‎juga diselenggarakan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan, hal ini bertujuan agar lembaga ‎khususnya Panti Asuhan tidak selalu untuk membeli, karena dengan membuatnya secara mandiri, hal ‎itu akan lebih hemat. “Bahan dasar memang membeli namun akan lebih hemat karena meraciknya ‎secara mandiri” tutur Nur Halim Sumirat, M.Pd. selaku pemandu pelatihan pembuatan sabun cuci ‎tangan.‎

Nur Halim Sumirat, M.Pd. selaku pemandu pelatihan pembuatan sabun cuci ‎tangan.‎

Kegiatan diakhiri dengan pembagian 2300 pcs masker dari Muhammadiyah Covid-19 Comand Center, ‎Hal penting yang harus diperhatikan Bersama, Ketua Majelis Pelayanan Sosial PWM DIY berpesan “Kita ‎harus bersabar, bersabar untuk melaksanakan protokol kesehatan ini, memakai masker, mencuci ‎tangan, dan tidak berkerumun, agar saling menjaga karena kesehatan dan keselamatan kita ‎merupakan yang utama.‎

Post Lainnya

%d bloggers like this: